Posts

Malulah pada tempatnya

Image
Kenapa malu? Di beberapa kesempatan belajar tahsin dalam kelompok saya suka menemukan teman yang suka merasa malu.. Terutama saat disuruh praktek.. Saya pun begitu awalnya.. Tapi saya baru menyadarinya belakangan.. Kenapa malu? Ketika berada di kelompok tahsin, semua datang dengan kesiapan untuk belajar.. Mendengarkan gurunya, mencatat, menyimak koreksi untuk temannya, dan menerima koreksi juga. Iya. teman di kiri dan di kanan itu datang untuk belajar juga. Itu berarti kesempatan untuk memanfaatkan atmosfer "belajar" sebaik mungkin. Justru di kelompok itulah saat saat yang bebas dari embarrassment untuk berteriak, untuk melakukan kesalahan, untuk mangap, meringis dan mencucu tanpa mengundang tawa.. Kiri dan kanan akan memakluminya "oh ya kan kita disini belajar, wajar kalo salah". Kalaupun..kalau nih ya..  Kalaupun kiri dan kanan akan ngetawain kita.. Apa madhorot yang kita dapat? Suara langsung serak kah? Bibir mendadak jadi sumbing kah? Jawabannya pa...

Selagi Masih Ada Waktu

Image
Menarik ketika kita memperhatikan statistik sebaran penduduk berdasarkan usia. Di belahan bumi manapun, jumlah lansia selalu yang paling sedikit. Dengan kata lain, tidak banyak orang yang berhasil "survive" atau bahkan sempat berdamai dengan keriput, sakit pinggang, asam urat di lutut, dsb. sembari bercengkrama dengan anak cucu.  Grafik tersebut mengindikasikan bahwa kematian terbanyak justru terjadi di usia muda. Maka bukalah mata kita dan jangan terlena.. Dibesarkan oleh kakek dan nenek atau bahkan buyut kita tidak bermakna bahwa kita pun pasti akan berumur panjang layaknya mereka.  Lantas apa yang masih menahan kita untuk bersegera mencari hidayahNya? Mau sampai kapan bergelimang dalam kelalaian dan tersibukkan dengan hiburan yang memabukkan? Mau sampai kapan meninggalkan sholat dan mengabaikan berbagai kewajiban? Mau sampai kapan diam di tempat dan merasa cukup dengan kebodohan? Manfaatkan kekuatan badan, kesehatan pikiran, ketajaman panca ...

Mahasiswa bercadar itu radikal

Image
Memang.. Di dunia ini kalo sampe ada mahasiswa bercadar, bener2 dia udah terjangkiti paham yang radikal! Cadar itu untuk mahasiswi.. Bukan mahasiswa.. Astagfirullah, Allahul Musta'an Oke itu jayus wkwk. Baru baru ini jagad line today dan yesterday masih hangat dan lembab dengan puing puing beritanya yang berserakan dan melayang2 di udara. Sebuah foto surat edaran sebuah kampus bernamakan islam di tengahnya yang intinya melarang mahasiswi mereka bercadar. Imbasnya sampe ke temlen fb, line, ig, dan sosmed2 saya lainnya.. Begitu banyak mereka yang pro dan kontra dengan berita tersebut.. Dari yang tua hingga yang muda. Dari dosen, mahasiswa, hingga yg bukan siapa2. Saya teringat pesan seorang guru, "tidak semua kejadian dan peristiwa itu harus kita komentari atau respon..lebih lebih lagi jika tidak diminta. Fokus saja menuntut ilmu".. Maka saya gakan ngomentarin hehehe.. Apalagi gada org yg minta pendapat saya. Lha trus ini aku ngapain udah 3 paragraf sav?! Oh ...

You are the one

Image
Imagine : kamu sangat excited dengan rencana jalan2mu dengan teman, tiba2 dua batalin sepihak tiba2. Atau kamu dimintai tolong orang lain sampe bela2in menunda pekerjaanmu sendiri, kerjaannya rada ribet, eh serampungnya bantuin dia, kamu ga diapresiasi sedikit pun, bilang makasih aja ega, bahkan kalo ketemu lama setelah hari itu dia nyapa kamu aja ega. Apa perasaanmu? Atau... Kamu suka kesel ga sama satu orang tertentu atau beberapa orang? Atau apakah kamu tipe orang yang moody? Kamu cenderung mudah tersulut emosi atau merasa kecewa kepada orang lain? Orang lain sering tampak salah di mata kamu? Atau kamu hobi nyinyir mungkin? Gausah dikomen, jawab aja dalam hati. Di dunia ini ada orang orang yang demikian, bahkan meski kamu bukan orang yang labil pun, kamu pasti pernah merasakan atau mengalami momen2 di atas. Jika demikian maka kamu perlu waspada. Bisa jadi kamu sedang menyandarkan kebahagiaanmu kepada orang tertentu tersebut, atau kepada orang lain secara umum. Bayangkan ke...

Sebuah tanda koma

Image
Alkisah seseorang menghisab dirinya.. Sehingga sampailah ia pada momen penyadaran akan aibnya yang tak terbendung sementara ia tak pernah bisa menjamin nasib amalannya. Ikhlas atau tidak, diterima atau tertolak... Apa yang ia takutkan dari buah amalannya ternyata jauh lebih besar dibandingkan apa yang ia harapkan dengan amalannya, sampai sampai ingin sekali membenamkan wajah ke dalam bumi, seakan2 menghilang adalah satu-satunya solusi, terlalu banyak kesalahan, terlalu besar aib yang ia miliki.. Hanya manusia saja yang tidak terlalu peduli, atau memang Allah yang terlalu penyayang dan tiada segan untuk menutupi. . Sepertinya ia harus berhenti.. "Sudahlah tak usah melakukannya lagi, jalani hidupmu sendiri, pergilah dari sana sejauh yang kau bisa, toh siapa yang akan peduli, sejak awal tanpa kau melakukan sesuatu pun; apa yang akan terjadi pasti terjadi.. Ntah itu baik buruk atau lainnya." . Tetapi sesuatu di sebrang sana menahannya untuk tidak berhenti. "Memang seja...

Doaku ga terkabul?!

Image
Katanya, Ibrahim dan zakaria ga pernah kecewa jika berdoa. Katanya, Allah maha mendengar dan mengabulkan semua permintaan. Tapi kok doaku ga terkabul ya? Pernah ngerasa gitu? Hati hati dengan prasangka yang demikian. Allah mujiibus saailiin , tapi Allah juga Al hakim, dan Al 'adil. Kalau untuk mengajukan proposal ke sesama makhluk aja ada prosedurnya, syarat2nya, dan format atau template2nya, masa ke pencipta cuma maen minta trus pengen langsung diapprove? Jangan lupa bahwa ada yang namanya penghalang doa. Ada adab dalam berdoa. Ada kriteria kriteria agar doa diterima. Di antara penghalang terkabulnya doa ialah 1. Makan dan minum atau berpakaian dari yang haram, atau dari usaha/ kerja yang haram. 2. Tidak khusyu’, tidak bersungguh sungguh atau lalai dalam berdoa 3. Teburu –buru minta terkabul doanya yang akhirnya ia meninggalkan doa 4. Berdoa yang isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturahim. https://almanhaj.or.id/96-penghalang-penghalang-doa.html Di ...

Diskon 100%

Image
Kangen ramadhan ga? Seneng banget rasanya kalo ramadhan ngeliat temen2 muslim muslimah kemana mana bawa quran. Pun waktu maen ke wisma (salah satu kosan muslimah) saya jadi kaya malu sendiri gitu, semua pada tilawah, masing masing punya target bakal khatam berapa kali di bulan itu, gamau menyianyiakan 10 menit pun untuk banyolan ga bermanfaat atau sekedar hihi haha, bahkan kadang gada yang bisa diajak ngobrol kecuali di waktu berbuka. Waktu ifthar, semua ngumpul di ruang tengah/sejenis aula dengan menu yang berbeda beda, cicip cicipan, cuap cuap ngobrol melepas rindu setelah perburuan kebaikan seharian. Ada yang habis ngajar TPA, ada yang habis ngelab, ada yang ikut kajian buka puasa, dsb. (yang ngelab itu saya. Ga mutu wkwk). Yah pokoknya ramadhan itu bulan paling berenergi untuk ibadah, meski kaum muslimin di hari hari itu ga makan dan minum dari subuh sampe magrib. Di bulan itu kami membaca quran lebih banyak dari biasanya, sholat lebih banyak dan lebih lama dari bulan lainnya,...