Posts

Showing posts with the label komik

Komik berfaidah #10

Image
[Kulino] Dalam dunia persambalan berlaku prinsip Hedonic treadmill dimana bagi seseorang yang terbiasa dengan geprek cabe 10, mengonsumsi geprek dengan cabe 3 hanya akan menggelitik papilanya dan tidak meninggalkan kesan apa apa. Justru ia akan tertantang dengan menambah jumlah cabenya dan menaklukan rekornya sendiri. Tapi bukan itu objektif dari tulisan ini. Bukan pula untuk mengelak dari fakta kata kata saya yang pedes alias suka nyelekit (liat gambar/komik). Dan memang bukan saatnya membela diri. Wqwq. Bait bait di atas hanya ice breaking yang telah merenggut 10 detik anda yang berharga untuk mencernanya, dan ups, tak bisa saya kembalikan. So sad. So here's the thing.. Beberapa waktu ini kita sering menemukan scshootan status2 galau anak sd atau message mereka dengan teman sekelasnya dengan panggilan papa mama dsb.. Apa perasaanmu waktu bacanya? Jijik kan ya? Tapi kira2 apa sebab fenomena tersebut? Gausah kujawab lah ya, terlalu retoris. Tapi apa perasaanmu kalo di deket ...

Komik berfaidah #9

Image
Drag force Ada pepatah "semakin tinggi suatu pohon, semakin kencang angin yg menerpanya". Semakin tinggi cita, semakin besar jg tantangannya Parallel dengan analogi yg ada pada gambar. Semakin besar atau lebar jilbab, semakin besar geometri atau postur tubuh, semakin besar pula koefisien drag atau faktor yg menghasilkan gaya hambatan yg dirasa seseorang ketika berlari, berkendara, & sebagainya. Tak hanya secara fisis, akan tetapi secara filosofis kaidah tersebut juga berlaku di dalam kehidupan kita. Dengan kata lain, hambatan tidak hanya terjadi secara hissi/hakiki, tetapi juga maknawi. *** Ketika seorang perempuan mulai membuka hatinya, menyambut seruan penciptaNya & memutuskan untuk berhijrah, lengkap dengan menjulurkan busana syar'i dari ujung kepala hingga menutupi telapak kakinya, hambatan & gesekan secara maknawi akan mulai menghadangnya, bisa jadi dari keluarga, lingkungan bermainnya, sekolah/kampus, atau dari masyarakat secara umum. Sebaga...

Komik berfaidah #8

Image
Menundukkan Pandangan Barangsiapa yang menundukkan pandangannya maka Allah akan menjadikan mata hatinya kembali bersinar.”(Taisir al-Karim ar-Rahman) "Semakin engkau meninggalkan keledzatan perkara-perkara yang haram, maka Allah akan menjadikanmu semakin menikmati perkara -perkara yang halal. Dan semakin engkau menikmati perkara-perkara yang haram maka semakin engkau akan kehilangan nikmat yang halal" (Ust Maududi Abdullah, Lc)

Komik berfaidah #7

Image
Ada banyak inefisiensi di dunia ini. Dengan kata lain, ada banyak perkara yang kurang manfaatnya atau bahkan sia sia. Beratnya nulis ini.. Karena seperti beberapa orang lain, aku juga punya musuh yang lihai berargumen dan tak jarang ia berhasil menundukkan prinsipku sendiri. Siapa dia? Ya yang nulis ini. Diantara manifestasi permusuhan itu adalah Menunda. Ada banyak lecture, artikel, riset, dsb soal 'procrastination' ini. Mereka membahas kebaikan dan keburukannya (mostly keburukan) dan penjelasan ilmiah mengapa kita kerap melakukannya. Beberapa orang sering sengaja menunda sampai dijuluki deadliner. Saking seringnya menunda, pola ini membuat dirinya nyaman dan menjadi sugesti "kalo ga mepet kamu gada inspirasi garapnya, toh yang penting selesai kan?" dsb. Memang, di antara kebaikan menunda (dari bbrp TED talk yang pernah kutonton) adalah memberi waktu untuk mencari inspirasi (gimana menyelesaikannya lebih cepat, atau gimana menyelesaikan dengan mudah, atau gimana...

Komik berfaidah #6

Image
Masih ada waktu Apa yang kau dengar dari frasa di atas? Sebagian orang menggunakannya untuk menunda pekerjaan mereka. Ada banyak alasan dan elaborasi untuk menunda - capek, istirahat bentar (padahal baru kerja 10 menit) - deadlinenya masih lama (padahal pe ernya ga cuma satu) - bentar, film bagus, mumpung ini, jarang2 ultraman sama iron man maen fast and furious Tapi sejatinya bukan itu We procrastinate because we think we have time. Manusia tertipu dengan jam tangan, terlalaikan dengan panjang angan, teralihkan dari hakikat zaman. Kita senantiasa bermuamalah dengan waktu tapi tak menyadari esensi waktu.  Waktu berlari tanpa menanti, waktu berlalu dan tak pernah menunggu. Setiap waktu itu berbeda. Detik bergulir, berganti dengan detik yang baru. 1 jam kedepan dan satu jam berikutnya tiada sama. Masing2 memiliki muatan tersendiri. Dan setiap yang bernyawa kan dimintai pertanggungjawabannya. Bagaimana ia mengisinya. Masih ada waktu Menunda saat ini bera...

Komik berfaidah #5

Image
Overwhelmed Bagi sebagian pembaca buku, kata diatas sangat tepat untuk menggambarkan keadaan mereka kala pertama kali menyambut sebuah buku baru (setelah suka duka menabung beberapa periode) , merobek bungkusnya (this is the best feeling ever), membaca dan menguak pengetahuan2 baru dari buku tersebut. Ini salah satu alasan kenapa buku2 berbau sains, sejarah atau biografi, lebih saya pribadi sukai dibandingkan novel fiksi dkk. Buku2 bergenre pengetahuan lebih membuka wawasan, informasinya valid, memuaskan keingintahuan, dan mengundang kebahagiaan. Sebuah novel, bisa jadi memuat sekelumit pelajaran, akan tetapi seringnya pembaca lebih digiring untuk hanyut dalam cerita dan konflik yang mungkin itu tidak signifikan manfaatnya ketimbang buku2 non fiksi.  Tapi intinya semua buku itu ada nilainya. Semua buku disusun  dengan darah dan keringat penulisnya, waktu yang berharga, dan pikiran yang tidak sederhana. Kala pertama menamatkan sebuah buku, seseorang  akan ...

Komik berfaidah #4

Image
Why you will consider to wear black  kenapa baju dan jilbab saya mostly hitam?  pernah iseng ngepost ginian,   ngelawak aja niatnya, jadi gatau bener apa ga metodenya;  berapa jarak umur biru muda dan biru tua? Panjang gelombang di warna biru, 450-495 nm tua-muda.. semakin panjang gelombang semakin duluan ditangkap mata. brrt biru muda lebih duluan selisih panjang gelombang 45nm = 45×10^(-9)m c (kecepatan cahaya) = 3×10^8 m/s t=d/v= 45x10^(-9)/(3×10^8)= 1.5 ×10^(-15) =0.00000000000000015s Jadi segitu jaraknya Biru muda 0.00000000000000015s lebih dulu tertangkap mata. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Nah diantara alasannya 1. dari spektrum warna digambar, warna hitam punya panjang gelombang paling rendah which means secara fisis paling butuh waktu lama untuk ditangkap mata (tapi beda kasus ketika semua orang pake putih, dan kita item sendiri, secara 'urf manusia, kita akan disebut 'eye catching' hahaha). but still, masih sangat menguntungkan. 2....

Komik berfaidah #3

Image
The art of nyinyir "james young simpson itu penemu anastesi pertama" apa tanggapanmu setelah mengetahuinya? beberapa orang mengaku pernah dinyinyirin gegara tau, mencari tau, atau memberi tau hal seperti ini sekalipun trivial, pengetahuan is still pengetahuan, ada harganya, terutama bagi sebagian orang yang bergelut di bidang tersebut.. ada usaha untuk mengumpulkannya. manfaatnya emang ga universal, tapi gaboleh dipandang sebelah mata. mungkin gada manfaatnya buat kamu, dan masih banyak ilmu2 yg lebih urgen untuk diketahui, tapi gaperlu nyinyir, itu namanya buang buang waktu, buang buang energi, dan sama gada manfaatnya buat kamu. ----------------------------------------------------------------- kasus lain, ketika kamu punya teman yang baru pertama kali melihat pesawat misalnya,  atau dijalan ngeliat orang pake roller blade nyetir motor, atau ngeliat orang yang pake pakaian berlapis2 di tengah terik matahari, atau ngeliat orang lain excited dengan sesuatu yang b...

Komik berfaidah #2

Image
Tanya kenapa Ke dokter kulit, pilates 3x seminggu, beli krim ini itu, beli baju motif ini motif itu, perawatan ujung rambut sampai ujung kuku, dst dst. Kenapa seseorang rela merogoh kocek sangat dalam demi berhias dan mempercantik diri? Karena dia tau bahwa manusia memperhatikan dan menilainya dari penampilan. Dia tak ingin terlihat buruk di mata manusia... Berharap pujian yang langgeng tersemat. Demikian besarnyakah kedudukan 'pendapat/penilaian' orang lain terhadap kita di hati kita? Tapi kenapa seseorang lalai mempercantik hatinya, memperbaiki niatnya, shalatnya, puasanya, dan amalan2 lainnya sementara Rabb semesta alam yang dunia berada di ujung jariNya senantiasa memperhatikan keadaan dirinya seluruhnya? Padahal bait-bait sanjungan manusia, seindah apapun takkan memudahkan jalan seseorang menuju surga. Begitu pula dengan celaan.. Seburuk dan sebanyak apapun celaan yang seseorang dapatkan itu bukanlah justifikasi bahwa ia seorang ahli neraka.. Maka perhati...

Komik Berfaidah #1

Image
[Keutamaan Ilmu] Okay, let's talk about something deep. Apa yang ga bisa habis? Atau gini.. Kaya faidah dari ustadz said abu ukasyah pas mensyarah kitabut tauhid, waktu ustadznya nerangin metode dalam menafsirkan suatu istilah/lafadz, yakni; 1. Menjelaskan makna dari suatu lafadz, 2. Menjelaskan lawan makna dari lafadz tersebut. Jadi pertanyaannya berubah.. Apa yg bisa habis? Kaya tehnya mama tadi yang secara terminologi bisalah dikatakan habis.. Maka begitu pula dengan harta, tahta, tenaga (plis jangan bawa2 hukum kekekalan energi), dsb. Sebagaimana pakaian bisa lusuh, rusak, sobek, ketinggalan jaman, dst, maka kudapan niscaya jadi kotoran, minimal basi ketika ga dimakan, atau teroksidasi & terurai bakteri ketika dibuang. Harta datang & pergi, kekuasaan silih berganti. Cantikmu hari ini.. Akhirnya keriput di masa tua. Kayamu saat ini, mati pun gabawa apa apa. Jabatanmu masa kini, endingnya pensiun juga. Mudah memahami bahwa sesuatu itu tidak...