Posts

Showing posts with the label faidah

Agar Mereka Dikenal, Agar Mereka tidak Diganggu

Image
Setelah mengantisipasi rasa gengsi dan takut diledek orang – orang, Aku mulai beranjak dari parkiran meninggalkan motor legend yang telah menemaniku sejak SMA. Aku clingak – clinguk memastikan tidak ada orang yang mengenali, kemudian berjalan berusaha melihat hanya kepada langkah kakiku dan mulai menyisiri koridor menuju ruang kuliah. Tapi masa depan memang kadang tak sesuai harapan. Yang kukhawatirkan pun menjadi keniscayaan. Ada yang mengenaliku! “weh sav! Cadaran sekarang? Sudah kuduga kamu pasti bakal cadaran!” ujar seorang teman seangkatan. “Wow, what was that?” Batinku nyengir terkesima. Hari itu adalah hari pertama kuliahku di semester 4 prodi Teknik Mesin. Hari itu juga adalah hariku memulai kehidupan kampus secara resmi menggunakan cadar. Dan, nothing happened. Aku tak tau harus bergembira atau curiga. Kukira kisahku akan semenegangkan kisah muslimah bercadar yang viral di sosial media. Tapi alhamdulillah, memang begitu adanya. Tidak ada kejadian negatif atau tanggap...

The science of Envy

Image
Pengantar Pagi tadi seorang sahabat saya PM tetiba bertanya soal penawar untuk penyakit 'ain, yakni gangguan/penyakit yang dialami seseorang disebabkan pandangan mata orang lain yang iri dan menginginkan kebaikan hilang dari orang yang didengkinya. Kemudian kami bertemu selepas kajian dan melanjutkan obrolan di chat tadi. Teman saya sempat merasa tidak enak badan, suhu tubuh meningkat tanpa sebab yg diketahui, dan gejala lainnya sehingga dia curiga kalau dirinya terkena 'ain. Kami masih mengobrol hingga saya tergelitik dengan salah satu kalimat teman saya  "...lagian kenapa harus dengki sama aku, padahal dia gatau sebelum nikmat yg kita dapat, apa yang udah diambil dari kita. Kan kasian orang yang didengki.." Saya menghighlight "kenapa harus dengki?".. Saya jadi teringat dengan postingan yang pernah saya share "winning with giving" atau yang terkenal dengan kisah "petani jagung". Those who choose to be at peace must ...

Cinta yang sempurna

Image
Dalam bab yang berjudul “Pengertian Ushul Fiqh Ditinjau dari Kosakatanya” (pardon my translation) pada syarah waraqat yang membahas tentang ushul fiqh, kita bisa menemukan kalimat penulis matan yang menjelaskan apa makna dari “Ushul” dan juga “Fiqh” ditambah dengan bonus penjelasan tentang makna dari kata “Al Far’u” yang bahkan tidak kita dengar sebelumnya dari judul bab tersebut. Ushul : Sesuatu yang selainnya terbangun di atasnya a.k.a. Dasar / Pondasi Far’u : Sesuatu yang dibangun di atas selainnya a.k.a. Cabang Fiqh : - Pemahaman (secara bahasa)             - Mengetahui hukum syariah melalui          ijtihad (secara istilah) Kemudian pensyarah menjelaskan kenapa penulis matan menjelaskan makna ‘Far’u’ padahal ia sama sekali tidak terdapat pada ungkapan “ushul fiqh”... beliau berkata “Karena far’u (cabang) adalah lawan dari Ashl (Dasar), dan segala sesuatu itu akan terang benderang atau lebih dipahami jika disebut...

Ramadhan di Pogung

Image
Eniwei Maasyaallaah selama ramadhan saya dipertemukan dengan banyak wajah baru dan wajah lama.. Masing masing membawa kisah dan ibrah yang tidak sederhana, dari anak balita yang sudah "kecanduan" gadget (baca: game di hp) dan tantrum di masjid setiap kali hape direnggut darinya, permainan bola bermodal jangkar dan kertas yang diajarkan 2 anak laki2 kembar kepada saya yang menarik kalo dibuat tutorial (wkwk), sampai kisah2 semangat ibadah teman teman yang bikin iri luar biasa. Ada satu yang menggelitik untuk saya ceritakan. Salah satu wajah lama yang saya kenal dan kebetulan juga jama'ah setia tarawih dan i'tikaf di masjid pogung dalangan. Di beberapa kesempatan fulanah membuka laptopnya setelah shalat tarawih atau di waktu dhuha. Saya pikir dia mengerjakan laporan tuntutan profesi (apoteker) atau mendesain tuntutan pekerjaannya. Akhirnya suatu pagi saya memergoki fulanah yang sedang asyik memandangi layar laptopnya.. Saya syok dan agak kecewa karena semua tebakan...

Jangan Nunggu Sempurna

Image
Kadang nih ya.. Ga perlu nunggu ilmu selangit untuk bermanfaat untuk orang banyak. Ga perlu nunggu sempurna untuk nolong orang, membagikan hal positif, menularkan kebaikan, dsb. Prinsipnya : kalau ada peluang amal terbuka, grab it fast, sebelum keduluan orang lain, sebelum keduluan maut. Aku keinget cerita seorang teman waktu kerja praktek di PT DI.. Kami satu tim (7 orang kalau ga salah) sepulang kerja makan di luar waktu itu.. Sampai sekarang saya masih kagum dg cuplikan kisah ini. Teman saya cerita kalau dia punya teman yang  baru baru tertarik belajar agama saat itu, sebut saja A. Teman saya lantas mengajari si A ini tahsin (memperbaiki bacaan Qur'an).. Tak lama kemudian setelah A sedikit demi sedikit menyerap apa yang  diajarkan teman saya itu, tau apa yang  dia perbuat? Dia membuat selebaran yang  kira2 isinya adalah iklan "belajar membaca Qur'an untuk pemula sampai bisa, dan GERATES" (kurang lebih gitu)... Dan Maasyaallaah banyak yang  antusias den...

Ikhfa syafawi

Image
Ikhfa syafawi Secara istilah bermakna : pengucapan huruf mim dengan sifat/kriteria antara izh-har (jelas) dan idgham (lebur) ; tanpa mensyiddahkan/men-tasydid-kan/menekan sifatnya (mim sehingga menyerupai ba), dan tetap menyisakan sifat ghunnah (si mim). . Makna "antara izh-har dan idgham" adalah, dia mirip izh-har di satu sisi (yaitu independennya makhraj mim dari ba.. Jadi kaya terpisah) tapi ga kaya izh-har disisi yang lain (kalo dia izh har harusnya him rapat bibir kemudian lepas, kemudian rapat lagi lebih syadid/dg syiddah kemudian dilepas untuk mengucapkan huruf bi >> sehingga pada keadaan ini ghunnahnya naqish). Kemudian dia juga mirip idgham di satu sisi yaitu ketika mengucapkan himmmbi tanpa melepas bibir di tengah2.. Ini seakan2 mim itu lebur ke ba.. Tapi ini bukan idgham.. Karena idgham itu terjadi kalo mim ikut syiddah dan hilang ghunnahnya.. Jadinya hibbi . Jelasnya lagi dengerin videonya itu hehe (link di bawah) . Akan tetapi masyhur beberapa ulam...

Kamu pilih mana?

Image
Kamu pilih yang mana? Dulu setelah mengetahui keutamaan seorang muadzdzin, jaman SMA aku pernah berandai andai (sampe sekarang juga suka iri).. "hal pertama yang akan aku lakukan kalo tiba tiba aku berubah jadi laki2 itu adalah adzan.. Dan hal yang akan sering gue lakuin juga adalah adzan.. Gue terima adu panco demi dapat kesempatan untuk adzan".. Bayangin modal suara doang, kita bisa dapet pahala puluhan bahkan ratusan jamaah sholat yang hadir setelah mendengar panggilan kita yang bisa jadi sholat mereka lebih bagus dari kita. Tapi kita sama sama tau, adzan itu ga mungkin buat saya. . Melihat poster open donationnya masjid al ashri (tapi kesempatan donasinya udah tutup).. Gue menyadari satu hal, yakni, Gue dan kalian yang ga bisa dapet keutamaan di atas ternyata tidak kehabisan jalan untuk meraup keuntungan juga. Bayangin coy, 75rb doang bisa dapet kabel yang menghubungkan suara muadzdzin ke speaker dan menggelegar seantero pogung rejo.. Ada berapa jamaah shol...

Ilmu dunia yang tidak diamalkan, gimana statusnya?

Image
Aku pernah punya pertanyaan seperti ini: Pada hadits لَا تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ ، حَتَّى يَسْأَلَهُ عَنْ خَمْسٍ : عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ ، وَفِيمَا أَنْفَقَهُ ، وَمَا عَمِلَ فِيمَا عَلِمَ  Pada lafadz وَمَا عَمِلَ فِيمَا عَلِمَ (apa yang dia amalkan dari ilmunya)  Apakah ilmu yg dimaksud adalah ilmu secara umum sehingga misal saya kuliah kebidanan namun pada akhirnya saya tidak menjadi bidan dan tidak memanfaatkan ilmu saya, ilmu tsb dapat menjadi pemberat hisab saya? Dan saya mendapatkan jawaban dan kesimpulan yang sangat bagus dari ust andy octavian latief hafizhahullah.  Semua ilmu yang kita pelajari itu akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak, jika konteks yang sedang dibicarakan adalah misalnya: apakah ilmu duniawi tersebut kita jadikan tujuan utama hidup kita melebihi ilmu syar'iy, atau ap...

Tempat yang tinggi

Image
Tiap naik gunung satu keluarga termasuk adek yang dulu masih sd, papa sering ngingetin kami, "kalo nyasar jangan panik jangan takut, langsung cari tempat yang tinggi, liat jalannya". Sampe sekarang masih terngiang dan bikin gue suka tempat tinggi. . Hanya dengan melepaskan satu pandangan, kita bisa dapat informasi yang banyak dari tempat yang tinggi. Kita bisa menyaksikan luasnya cakrawala yang berbisik, membuat kita begitu ingin menggapai dan memeluk keindahannya. Disisi lain kita melihat padat permukiman beserta polusi (cahaya dan udara) nya dari kedudukan kita yang mendikte kita sehingga enggan kembali kesana. . Mungkin itu yang dirasakan Ashabul a'raf, penghuni tempat yang tinggi, di antara surga dan neraka. Mereka ingin meninggi dan enggan turun lagi. Dalam tafsir ibnu katsir pada surat al a'raf ayat 46, mereka berada disana dikarenakan amalan dan dosa mereka setara. Maka mereka tak mampu bergabung dengan penduduk nirwana, tak pula mereka terhina di dasar n...

Lintasan kekufuran

Pertanyaan :#tanyaustadzah Apabila terlintas di dalam hati seseorang ada seperti bisikan bisikan keraguan, tentang Allah, tentang Rasul shalallahu'alaihiwasallam, dan lain-lain yang sangat mengganggu, apakah hal seperti ini masuk kekufuran ustadzah? Bagaimana agar tidak keterusan? Jazakillah khoiron Jawaban Ustadzah : Ketika iblis di usir oleh Allah, dia bersumpah akan menggoda manusia dari segala arah. قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ( ) ثُمَّ لَآتِيَنَّ...

Al adzkar

Image
Dalam kajian syarah liasbabi insyirahish shadri, penjelasan tentang sebab sebab lapangnya dada karya imam ibnul qoyyim yg diadakan setiap hari rabu bakda maghrib di masjid al ashri pogung rejo oleh ustadz Aris Munandar, ketika melanjutkan bab "من احب غير الله عذب به" yakni di antara penyakit hati dan yang menjadi sebab sempitnya dada (ada di postingan lawas di IG @alfawaaidblogspotcom), ustadz sampai pada kalimat pensyarah. "ketika berhubungan dengan penyakit2 hati maka terapinya adalah dengan pengobatan nabawi, karena dokter mana pun tak dapat mengobati penyakit yang demikian, bahkan terkadang bisa jadi mereka mengidap penyakit tersebut. Dan di antara terapinya adalah dengan menyibukkan diri pada mengingat Allah dengan dzikir2 yg disyariatkan. Maka hendaklah engkau memiliki kitab al adzkar karya an nawawi, al wabilush shayyib karya ibnul qoyyim, shahih al kalimith thoyyib karya ibnu taimiyyah, & semisalnya... " Kemudian ustadz menambahkan kutipan tentang ...

Dua pilihan

Image
Kalo di syarah qowaid fiqhiyah ust aris kemaren itu.. Ketika kita dihadapkan 2 pilihan yang sama2 mashlahat, maka Ada 3 keadaan dimana amalan mafdhul (kurang utama) itu afdhol untuk dilakukan dr pada amalan fadhil (utama).. Salah satunya ketika amalan mafdhul tersebut lebih dicintai oleh hati (membuat hati lebih tenang, dsb). Misal di spertiga malam terakhir kita bangunnya mepet mau subuh.. Trus bingung mau tilawah apa berdoa.. Padahal dzikir yg utama secara mutlak itu adalah baca quran kan, tp bisa jadi kalo dia pake waktu mepet td untuk berdoa dia bisa lebih khusyu', bisa mengucurkan air mata dsb.. Jadilah berdoa itu sebagai amalan yg lebih afdhol baginya dibandingkan membaca quran. 2 keadaan lainnya : 1. Wadzifatul waqti, ada kala ketika suatu amalan itu afdhol dilakukan di waktu2 tertentu/pas momennya meski asalnya ia bukan amalan fadhil alias amalan mafdhul. Misal baca quran, secara mutlak merupakan amalan yang utama. Akan tetapi setelah sholat wajib akan lebih afdh...

Dua sisi

Image
Mama : burulah kamu tu, keburu tua ntar Gue : masih 21 ini ma (menghibur diri, padahal ya emg belum jodohnya) mama : januari umurmu udah 22 Gue : mana tau mati duluan kan ma Mama : makanya sebelum mati itu.. Papa : uda uda, jangan ngomel terus (cara klasik papa meng-cut perbincangan bertema nikah) Mama : tu lampu kamar matiin mas Papa : tu kan sekarang lampu yg diomelin.. Mama : (ngguyu) Gue : (pura2 cuci tangan sambil ngekek) (cari cari penenang di awang awang) Keinget kata2 imam Malik dalam suratnya untuk abdullah al umari seorang ahli ibadah yang mengajaknya untuk beruzlah (mengasingkan diri untuk ibadah) "sesungguhnya Allah membagi kecenderungan seseorang terhadap amalan sebagaimana Allah membagi kecenderungan seseorang terhadap penghidupan (ada yang enjoy jd dokter, ada yang insinyur, guru, dsb). Maka terkadang Allah mudahkan bagi seseorang untuk shalat2 sunnah tapi sulit baginya untuk puasa sunnah. Sebagian yg lain Allah mudahkan baginya bershadaqah tapi suli...

Komik berfaidah #10

Image
[Kulino] Dalam dunia persambalan berlaku prinsip Hedonic treadmill dimana bagi seseorang yang terbiasa dengan geprek cabe 10, mengonsumsi geprek dengan cabe 3 hanya akan menggelitik papilanya dan tidak meninggalkan kesan apa apa. Justru ia akan tertantang dengan menambah jumlah cabenya dan menaklukan rekornya sendiri. Tapi bukan itu objektif dari tulisan ini. Bukan pula untuk mengelak dari fakta kata kata saya yang pedes alias suka nyelekit (liat gambar/komik). Dan memang bukan saatnya membela diri. Wqwq. Bait bait di atas hanya ice breaking yang telah merenggut 10 detik anda yang berharga untuk mencernanya, dan ups, tak bisa saya kembalikan. So sad. So here's the thing.. Beberapa waktu ini kita sering menemukan scshootan status2 galau anak sd atau message mereka dengan teman sekelasnya dengan panggilan papa mama dsb.. Apa perasaanmu waktu bacanya? Jijik kan ya? Tapi kira2 apa sebab fenomena tersebut? Gausah kujawab lah ya, terlalu retoris. Tapi apa perasaanmu kalo di deket ...

Kalah Telak

Image
Semua orang enggan tersalah. Senyata nyatanya kesalahannya, tetap saja berat untuk mengakuinya.  Semua orang enggan terlihat bodoh. Seterang apapun kebodohannya, tetap saja berat untuk tidak membela argumennya.  Yang demikian sudah terjadi sejak masa silam, ketika rasulullah mulai diperintahkan untuk menyebarkan agama kebenaran di kalangan penyembah berhala yang memegang teguh budaya nenek moyang dan adat istiadat meski budaya tersebut menyelisihi fitrah mereka sebagai makhluk dan hamba, menyelisihi perintah dari Rabb alam semesta.  "Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk(arah).  Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran. Dan jika...