Posts

Showing posts with the label waktu

Yonika

Image
Ratusan kilometer dari sini, ada seorang sahabat yang banyak tulisanku terilhami dari pertemanan kami. Dia dan sosoknya yang bersahaja, namun jika kubongkar semua keelokan perangainya, kuyakin cemburulah seisi dunia karena aku yang memenangkan persahabatan dengannya. Sekali, pertama kalinya kami saling menitikkan air mata, memeluk dan dipeluk, karena ia mendapatkan sahabat baru yang semoga jauh lebih baik dari diriku (suaminya). Kenapa bisa sedemikian rupa? Padahal hari hari kami lalui dengan kalimat2 jenaka, diskusi diselingi canda tawa, seakan berjanji tak boleh ada tangis di antara kita. Pernahkah kau mengalaminya? * * * Di dunia ini kau adalah saviera dari banyak saviera, dan kau bisa menemukan lindi di antara banyak lindi yang sepertinya, atau candra, atau deretan ghanimah berharga lainnya. I mean, kenapa terkadang seorang teman bisa menduduki posisi yang penting dalam hidup kita dibandingkan ribuan teman lainnya? Ada banyak orang yang seumuran denganmu, sehingga peluang untu...

Selagi Masih Ada Waktu

Image
Menarik ketika kita memperhatikan statistik sebaran penduduk berdasarkan usia. Di belahan bumi manapun, jumlah lansia selalu yang paling sedikit. Dengan kata lain, tidak banyak orang yang berhasil "survive" atau bahkan sempat berdamai dengan keriput, sakit pinggang, asam urat di lutut, dsb. sembari bercengkrama dengan anak cucu.  Grafik tersebut mengindikasikan bahwa kematian terbanyak justru terjadi di usia muda. Maka bukalah mata kita dan jangan terlena.. Dibesarkan oleh kakek dan nenek atau bahkan buyut kita tidak bermakna bahwa kita pun pasti akan berumur panjang layaknya mereka.  Lantas apa yang masih menahan kita untuk bersegera mencari hidayahNya? Mau sampai kapan bergelimang dalam kelalaian dan tersibukkan dengan hiburan yang memabukkan? Mau sampai kapan meninggalkan sholat dan mengabaikan berbagai kewajiban? Mau sampai kapan diam di tempat dan merasa cukup dengan kebodohan? Manfaatkan kekuatan badan, kesehatan pikiran, ketajaman panca ...

Diskon 100%

Image
Kangen ramadhan ga? Seneng banget rasanya kalo ramadhan ngeliat temen2 muslim muslimah kemana mana bawa quran. Pun waktu maen ke wisma (salah satu kosan muslimah) saya jadi kaya malu sendiri gitu, semua pada tilawah, masing masing punya target bakal khatam berapa kali di bulan itu, gamau menyianyiakan 10 menit pun untuk banyolan ga bermanfaat atau sekedar hihi haha, bahkan kadang gada yang bisa diajak ngobrol kecuali di waktu berbuka. Waktu ifthar, semua ngumpul di ruang tengah/sejenis aula dengan menu yang berbeda beda, cicip cicipan, cuap cuap ngobrol melepas rindu setelah perburuan kebaikan seharian. Ada yang habis ngajar TPA, ada yang habis ngelab, ada yang ikut kajian buka puasa, dsb. (yang ngelab itu saya. Ga mutu wkwk). Yah pokoknya ramadhan itu bulan paling berenergi untuk ibadah, meski kaum muslimin di hari hari itu ga makan dan minum dari subuh sampe magrib. Di bulan itu kami membaca quran lebih banyak dari biasanya, sholat lebih banyak dan lebih lama dari bulan lainnya,...

Muatan waktu

Image
Sering aku memikirkannya Waktu Kupikir aku telah berhasil mendahuluinya Kupikir aku cukup terampil mengendalikannya Kupikir Masa Kukira ia hanya variabel biasa Kukira ia tak serigid konstruksi penghitungnya Kukira Kemudian Aku menyadarinya Aku masih dan senantiasa berjalan beriringan detak waktu Aku mendewasa melampaui berbagai bentang dan masa Dan Aku masih Aku Aku yang sekedar yakin satu tambah satu sama dengan dua Aku yang sebatas tahu jumlah jari jemari atau daun telinga Aku hanya akumulasi dari gugus gugus muatan waktu yang begitu kecil massa jenisnya _________________________ Kau tau, kita menghambur2kan begitu banyak dari harta yang tersisa Kita berfoya2 dengan harta yang paling berharga tanpa merasa kehilangan apa2 Berapa kebaikan dan amalan yang sudah kau kumpulkan dan kerjakan? Berapa banyak ilmu yang telah kau manfaatkan? Sudah berapa banyak teman shalih/ah yang kita punya? Padahal mereka yang akan ringan melantunkan doa Ada berapa gelintir...

Komik berfaidah #7

Image
Ada banyak inefisiensi di dunia ini. Dengan kata lain, ada banyak perkara yang kurang manfaatnya atau bahkan sia sia. Beratnya nulis ini.. Karena seperti beberapa orang lain, aku juga punya musuh yang lihai berargumen dan tak jarang ia berhasil menundukkan prinsipku sendiri. Siapa dia? Ya yang nulis ini. Diantara manifestasi permusuhan itu adalah Menunda. Ada banyak lecture, artikel, riset, dsb soal 'procrastination' ini. Mereka membahas kebaikan dan keburukannya (mostly keburukan) dan penjelasan ilmiah mengapa kita kerap melakukannya. Beberapa orang sering sengaja menunda sampai dijuluki deadliner. Saking seringnya menunda, pola ini membuat dirinya nyaman dan menjadi sugesti "kalo ga mepet kamu gada inspirasi garapnya, toh yang penting selesai kan?" dsb. Memang, di antara kebaikan menunda (dari bbrp TED talk yang pernah kutonton) adalah memberi waktu untuk mencari inspirasi (gimana menyelesaikannya lebih cepat, atau gimana menyelesaikan dengan mudah, atau gimana...

Komik berfaidah #6

Image
Masih ada waktu Apa yang kau dengar dari frasa di atas? Sebagian orang menggunakannya untuk menunda pekerjaan mereka. Ada banyak alasan dan elaborasi untuk menunda - capek, istirahat bentar (padahal baru kerja 10 menit) - deadlinenya masih lama (padahal pe ernya ga cuma satu) - bentar, film bagus, mumpung ini, jarang2 ultraman sama iron man maen fast and furious Tapi sejatinya bukan itu We procrastinate because we think we have time. Manusia tertipu dengan jam tangan, terlalaikan dengan panjang angan, teralihkan dari hakikat zaman. Kita senantiasa bermuamalah dengan waktu tapi tak menyadari esensi waktu.  Waktu berlari tanpa menanti, waktu berlalu dan tak pernah menunggu. Setiap waktu itu berbeda. Detik bergulir, berganti dengan detik yang baru. 1 jam kedepan dan satu jam berikutnya tiada sama. Masing2 memiliki muatan tersendiri. Dan setiap yang bernyawa kan dimintai pertanggungjawabannya. Bagaimana ia mengisinya. Masih ada waktu Menunda saat ini bera...

Pedang dan uang

Image
لا يعرف قيمة النعم الا بعد زوالها Betapa cepat kendaraan menderu, sesak padat, berebut mengejar waktu  Betapa panik manusia berlari, terisak tersengal, berhamburan memburu waktu Hari ini, berapa obituari yang kau dengar? Jika waktu adalah pedang, maka dunia menjadi medan perang.. Saksikanlah mereka, satu persatu tumbang, ada yang kehilangan pedang dan tak mampu menyerang, ada yang masih menghunus tapi seorang pecundang, tajamnya pedang tak membawanya jadi pemenang. Hari ini, betapa banyak orang yang bangkrut? Jika waktu adalah uang, maka kebanyakan jiwa sangat senang berjudi, dunia mereka jadi bandar dan arena. Saksikanlah mereka, satu persatu merugi. Ada yang dirampok dan tak mampu lagi bertransaksi. Ada yang tanpa jera bertaruh, membeli tapi tak bermanfaat, berfoya2 sampai melarat. Waktu... Setajam apapun ia sebagai pedang, tak mampu menebas kematian. Waktu... Setinggi apapun nilainya sebagai uang, tak mampu ditukar membeli kehidupan. Ayunkan pedangm...

Hanya sebentar saja

Image
Written by: Titi Komalasari kece beud 4 tahun terasa begitu singkat setelah semua tantangan, ujian dan suka duka telah terlewati. Entah ia berbekas sebagai kenangan yang menyenangkan atau pengalaman yg tidak ingin terulang, akhirnya iapun terlewati. Begitulah kehidupan dunia setelah ia menghampiri. Penghargaan, pujian, kebanggan dan segala kenikmatannya akhirnya punya masa kadaluarsa. Semuanya akan terlupakan dan yg tersisa adalah apa yang bermanfaat bagi akhirat kelak. Apa yg tersisa dari gelar, tumpukan sertifikat dan penghargaan 4 tahun ini? Tidak ada kecuali ilmu yang bermanfaat bagi umat. Kebahagiaan orangtua karena telah 'meluluskan' anaknya sejatinya hanya sementara, kemudian digantikan kegalauan lagi tentang pekerjaan, pernikahan, cucu2, dst dst. Begitulah dunia saat menyapa manusia, menjanjikan masa depan yang bahagia walau hakikatnya hanya kesenangan semu. Saat masa depan yg dulu diimpikan telah tercapai, maka ia tergantikan oleh masa depan 5 ata...

Nulis - time capsule

Image
tak ada yang lebih membuat penasaran dari menerka nerka masa depan. di antara banyaknya perjalanan yang dilalui seorang insan, perjalanan mengarungi ruang dan waktu adalah yang paling ditunggu tunggu. maka secarik jurnal akan menjadi sangat berarti. bak prasasti, kita bisa menjejaki setiap bahagia dan kecewa, atau setiap pencapaian dan kegagalan, kemudian mengambil pelajaran darinya, sembari berjalan, mendewasa, menuju misteri yang ada di depan sana. Tulislah apa yang berarti di masa kini, apa yang akan menjadi layak engkau atau bahkan orang lain baca di kemudian hari. Tak perlu menjadi codex leicester karya leonardo da vinci yang dimenangkan dengan 30,8 juta dolar dan menjadi aset pribadi gates. Atau the dream pool essays yang indah karya shen kuo yang ia tulis di pengasingannya. Atau fawaaidul fawaaid, kitab fenomenal yang merupakan kumpulan faidah dari faidah yang beliau, imam ibnul qoyyim temukan selama pembelajaran  bersama sang guru. Tulis saja. Karena dengan tulisan, cata...

Time is money

Image
bagi gareth bale meresapi kata 'time is money' sangat mudah (kalo dia mau menguangkan banyak waktunya). haha. Like, semenit dia bisa beli Force of naturenya brian cox.. Like 2 menit aja dia napas nungguin temennya ngoper bola ke dia, atau lari dari sudut satu ke sudut lapangan lainnya dia udah bisa ngasih makan satu keluarga di Indonesia untuk sebulan! Emejing bedanya waktu sama uang adalah, uang bisa ditabung, waktu tidak.. sekali habis maka waktu tidak bisa kembali, uang bisa didapat lagi (makanya ada yang pernah bilang kalau waktu itu adalah hadiah terbaik, karena ketika seseorang memberikan waktunya padamu berarti dia telah memberikan sebagian umurnya yang tidak bisa kembali lagi)..  Dari foto itu, sebenernya gampang buat kita memvisualisasikan waktu dari segi nilai/harganya.. tapi herannya tetep aja kita gampang banget buang2 waktu.. butuh satu formula dan kaidah yang bener2 menampar untuk menyikapi waktu sesuai dengan kedudukan dan urgensinya..  Like.. Semua orang p...

The "science" of time

Image
Variabel besar dalam kehidupan. semua orang seakan mengenalnya, tapi ternyata pengetahuan dan persepsi tiap kepala berbeda beda. Ada yang merasakan dilatasi, ada yg menyangka konstriksi, ada yg tak merasakan apa2, alias tak menganggap eksistensinya. bagi yg suka menunda, 1 hari 2 hari tak ada bedanya, toh dikerjakan juga, yang penting selesai kan?. bagi pemain sepak bola yang sedang berlaga, 1,5 jam adalah penentuan. Bagi yang ujian nasional, 2 jam berarti 6 semester dgn satu mapelnya. Bagi yang tes ielts, 6 jam bisa seharga 2 juta. Bagi seorang anak kecil, 3 jam masih kurang untuk bersenang2. bagi yg sedang menunggu, 30 menit serasa begitu lama. Bagi yg terlambat naik pesawat, seandainya dia datang 15 menit lebih awal. Bagi pengamen di perempatan, 2 menit berarti penghasilan. Bagi pengendara di lampu merah, 2 menit adalah kesempatan untuk melamun, tanpa produktivitas apapun. bagi yang diambang maut, detik detik sangatlah berharga. Waktu. seperti apa rupanya? seindah apa suaranya? Apa ...

Ice breaking

Bertemu dengan banyak orang hebat ntah secara langsung atau melalui buku(biografi/hikayat mereka) membuat kita akan lebih menghargai waktu. Di dunia ini saya bertemu 2 orang kepala departemen yang luar biasa (pak kadep pasca sarjana TM, dan kadteti s1). Kedua duanya orang orang super sibuk, mengemban bejibun amanah (mengajar, mengurus departemennya, supervising bimbingan2, mereview jurnal2, dsb) namun tak lepas dengan tanggung jawab sebagai bapak keluarga, masih menyempatkan untuk membaca banyak jurnal dan buku yang bermanfaat, bahkan produktif dalam riset dan menulis publikasi2 ilmiah. Oke itu kontemporernya. Bayangkan ulama ulama jaman dahulu, belum ada whatsapp, line, dsb. berjalan jauh berminggu minggu bahkan bulanan mengangkut perbekalan dan buku buku hanya untuk mencari satu hadits, itu pun kadang tidak berhenti disitu, mereka harus menyusuri sanadnya demi meneliti keotentikan hadits tsb.. Berjalan lagi..  Masih menyempatkan untuk belajar, menulis, menegakkan ibadah2 wajib ...

Harta yang Tersisa

Image
Segenggam waktu tak bisa diulang, tak juga bisa kembali kebelakang.. Jangan biarkan 'specious present' dan masa depan lewat begitu saja.. Karena akan kau sadari bahwa tempat paling jauh adalah masa lalu Waktu adalah yang paling berharga dan salah satu yang paling mahal yang bisa dimiliki seseorang.. Seseorang bisa sukses, pandai, kaya, dengan modal waktu yang dimilikinya.. Sekali kau menggunakannya, maka ia tak bisa kembali lagi padamu, tak pula kau bisa 'menabung' waktu.. Sekali hilang sia sia.. Maka lenyap pula barakah yang bisa menyertainya Maka hadiahkan atau habiskan waktumu benar benar dengan orang yang tepat, tempat yang layak, dan pada kegiatan yang manfaat, untuk meraup keuntungan dan barokah sebanyak banyaknya.. jazaakunnallaahu khoiroo buat yang masih berkenan menasehati saya : ) ive seen that your love is true

How we perceive time

Image
[Make your goals] menunda 1 jam untuk belajar masih oke oke aja. santai2 leha leha 2 3 jam tanpa kebutuhan juga oke oke aja.. libur berhari hari ninggalin skripsi juga oke oke aja.. katanya masih ada tar sore, katanya masih bisa besok, santai bentar gpp, katanya ah wisuda masih agustus ini masih ada brp bulan.. oke. belajar dari liburan dan istirahat kita sendiri dari kepenatan kerja/kuliah biar inget betapa berharganya 1-2 hari itu. belajar dari ujian ujian kita di kampus biar inget betapa tak tergantikannya 1 jam itu. belajar dari mereka yang ketinggalan kereta/pesawat biar sadar betapa mahalnya rugi yg didapat gegara 15 menit itu.. dan mengambil pelajaran dari sebuah derby atau pertandingan sepak bola.. Betapa berharganya 1,5 jam bagi pemain2nya. i mean -harusnya- persepsi manusia soal waktu sama ketatnya bahkan lebih dibanding dengan persepsi seorang pemain bola. tp kadang sebaliknya, guliran detik2 itu terlalu semu untuk disadari.. saking 'ga kerasanya' tau tau udah kud...