Posts

Showing posts with the label dakwah

Ramadhan di Pogung

Image
Eniwei Maasyaallaah selama ramadhan saya dipertemukan dengan banyak wajah baru dan wajah lama.. Masing masing membawa kisah dan ibrah yang tidak sederhana, dari anak balita yang sudah "kecanduan" gadget (baca: game di hp) dan tantrum di masjid setiap kali hape direnggut darinya, permainan bola bermodal jangkar dan kertas yang diajarkan 2 anak laki2 kembar kepada saya yang menarik kalo dibuat tutorial (wkwk), sampai kisah2 semangat ibadah teman teman yang bikin iri luar biasa. Ada satu yang menggelitik untuk saya ceritakan. Salah satu wajah lama yang saya kenal dan kebetulan juga jama'ah setia tarawih dan i'tikaf di masjid pogung dalangan. Di beberapa kesempatan fulanah membuka laptopnya setelah shalat tarawih atau di waktu dhuha. Saya pikir dia mengerjakan laporan tuntutan profesi (apoteker) atau mendesain tuntutan pekerjaannya. Akhirnya suatu pagi saya memergoki fulanah yang sedang asyik memandangi layar laptopnya.. Saya syok dan agak kecewa karena semua tebakan...

Ebook : Peran Wanita Dalam Perbaikan Masyarakat

Image
Judul asli : Daurul Mar'ah fii Ishlaahil Mujtama' Penulis : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Penerjemah : Candra ASP, Deni Putri K, Saviera Y Pemurojaah : Ustadz Yulian Purnama, S.Kom. Urgensi Peran Wanita Dalam Perbaikan Masyarakat Saya rasa tidak ada salahnya jika kita katakan bahwa perbaikan separuh masyarakat atau bahkan lebih, bergantung pada peran wanita. Hal ini dikarenakan dua sebab: 1.) Karena jumlah wanita yang setara dengan laki-laki bahkan terkadang melebihi jumlah laki-laki, yakni kebanyakan dari keturunan Adam adalah wanita sebagaimana yang ditunjukkan di dalam hadits-hadits Nabi. Akan tetapi hal ini berbeda-beda antara negeri satu dengan negeri yang lain dan antara zaman yang satu dengan zaman yang lain. Terkadang jumlah wanita di suatu negeri lebih banyak ketimbang jumlah laki-laki. Dan terkadang hal sebaliknya terjadi di negeri yang lain. Sebagaimana terkadang jumlah wanita di suatu zaman lebih banyak dibandingkan jumlah laki-laki. Dan terkada...

Jangan Nunggu Sempurna

Image
Kadang nih ya.. Ga perlu nunggu ilmu selangit untuk bermanfaat untuk orang banyak. Ga perlu nunggu sempurna untuk nolong orang, membagikan hal positif, menularkan kebaikan, dsb. Prinsipnya : kalau ada peluang amal terbuka, grab it fast, sebelum keduluan orang lain, sebelum keduluan maut. Aku keinget cerita seorang teman waktu kerja praktek di PT DI.. Kami satu tim (7 orang kalau ga salah) sepulang kerja makan di luar waktu itu.. Sampai sekarang saya masih kagum dg cuplikan kisah ini. Teman saya cerita kalau dia punya teman yang  baru baru tertarik belajar agama saat itu, sebut saja A. Teman saya lantas mengajari si A ini tahsin (memperbaiki bacaan Qur'an).. Tak lama kemudian setelah A sedikit demi sedikit menyerap apa yang  diajarkan teman saya itu, tau apa yang  dia perbuat? Dia membuat selebaran yang  kira2 isinya adalah iklan "belajar membaca Qur'an untuk pemula sampai bisa, dan GERATES" (kurang lebih gitu)... Dan Maasyaallaah banyak yang  antusias den...

Antara menginspirasi dan promosi

Image
Edisi sarkas minggu ini. . Kata sang guru ibnul mubarak : aku ga tau apa yang lebih utama setelah kenabian dibandingkan dengan menyebarkan #ilmu Oke.. الدُنيَا ﻣَﺘَﺎﻉٌ ﻭَﺧَﻴْﺮُ ﻣَﺘَﺎﻋِﻬَﺎ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓُ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺔُ ، “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (Hadits riwayat Muslim dari Abdullah ibnu Umar) Jadi perhiasan terbaik adalah #wanita shalihah, bukan yang hanya tampak #shalihah. Beda. Here it is... Daripada nengok #niqabi atau #ukhti selfie2 dengan caption #nasehat, ya mending liat gambar nasehatnya langsung. Sesekali share foto pemandangan sah sah aja, biar ga kaku banget kaya kerak nasi. Tapi foto selfie pake niqab dishare publicly? Esensi cadar jadi hambar. . Bukan demikian cara wanita2 shalihah di zaman dahulu dalam mengambil kemuliaan mereka. Di antara mereka atau bahkan seluruhnya bukan sarjana, tidak kita temukan foto wisudanya, bukan pula ahli urusan kosmetika, tapi Allah bersaksi atas keshalihahan...

5000 Membeli Unta Merah

Image
[Sederhana saja] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ﻓَﻮَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻷَﻥْ ﻳُﻬْﺪَﻯ ﺑِﻚَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻭَﺍﺣِﺪٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻚَ ﻣِﻦْ ﺣُﻤْﺮِ ﺍﻟﻨَّﻌَﻢِ “ Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah. ”(HR. Bukhari dan Muslim, lihat Syarh Muslim [8/31]) Tahukah teman teman nilai seekor unta merah? Penulis ‘Aunul Ma’bud, mengatakan, “Unta merah adalah semulia-mulianya harta menurut mereka (para sahabat).” Di lain tempat, beliau rahimahullah mengatakan, “Unta merah adalah harta yang paling istimewa di kalangan orang Arab kala itu (di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).” Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullah memberikan penjelasan yang cukup apik. Beliau rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dalam hadits tersebut adalah unta merah. Unta tersebut adalah harta teristimewa di kalangan orang Arab kala itu. Di sini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan unta merah sebagai permisalan untuk m...

Wahai engkau du'aat

Image
Siapa yang bisa menjamin dirinya akan selamat dari fitnah syubhat/syahwat atau godaan untuk bermaksiat? Siapa yang tak patah hati, siapa yang tak hancur hatinya jika diperlihatkan dengan seorang yang kita kenal ternyata sedang futur, atau ia sedang bermaksiat terang terangan di hadapan kita. Ketika seseorang/sahabat kita berbuat dosa, jika ia memang sahabat kita maka yang dibutuhkan adalah nasihat (secara privat, dengan lembut), bukan dihakimi bukan dibully.  Amar ma'ruf nahi munkar itu sudah ada tuntunannya, sudah banyak contohnya, para teladan dari kalangan sahabat dan ulama sudah lebih dulu melakukannya.  Dan mereka sukses, mereka menduduki predikat sebaik baik umat, sebaik baik da'i. Jadi bohong kalau belum-belum kita sudah beralasan, (belum menasehati secara privat, belum menasehati dengan lembut, menasehati baru sekali dua kali, belum mendoakan, belum melakukan banyak hal) kita justru mencela/nyinyir/menyindir para pelaku dosa apalagi di publik seperti so...

Taking part

Image
Ambillah peran karena kau sangat membutuhkannya. Berkontribusilah meski bukan jadi yang pertama dan bukan jadi yang paling utama. Semoga yang sedikit itu jadi banyak dan manis buahnya. Semoga yang tampak remeh dan sepele itu akan ada perpanjangannya. Semoga ketulusan kecil itu langgeng barakahnya. Ambillah bagian meski hanya dengan membagikan. Tidak semua harus berdiri di atas mimbar. Tidak masalah jika kita tak mampu menulis dengan konten yang dampaknya menggelegar.. Yang terpenting adalah mengambil peran.. Karena kita sangat butuh terhadap balasan yang ada di sisiNya Bantu sebarkan ilmu Doakan guru2 kita, doakan para da'i