Mesin Waktu
[Menyambung umur dengan tulisan, menegakkan hujjah menggugurkan kewajiban] Menulis itu bukan soal berkarya agar dikenal. Bukan soal meninggalkan jejak agar dikenang. Bukan soal berbagi agar dipuji. Bukan soal meluapkan emosi agar dimengerti. Karena Menulis itu menegakkan hujjah. Jika kau takjub dengan rangkaian kata, maka kukatakan, bahasa hanya instrumen dan kemasannya. Jika kau salut dengan makna, maka kukatakan, salut atau apresiasi lainnya tidak berarti apa apa. Karena inti Menulis itu menegakkan hujjah. Tidak seperti suara, bukan dengan gelombang sebuah tulisan bekerja. Terbatas frekuensi dan amplitudonya. Tidak seperti pidato, bukan dengan telinga sebuah tulisan menembus ratusan kepala. Terbatas kemampuan dengarnya, atau kecepatan impuls untuk mengolah informasi yang didengarnya. Maka menulis dapat kau jadikan hujjah. Kini orang orang dapat membaca teks proklamasi.. Mengenang peristiwa dan tokoh tokoh yang ada dibaliknya. Mengambil hikmah dan teladan darinya, j...