Posts

Showing posts with the label opini

Sok sok-an dulu

Image
 Habis nyicil ckipci dengan backsound bokap nyetel ILC tvone.. Tus buka hape nemu tulisan ustadz hafizhahullah. Tus sok2an pengen nyetatus, daripada sok2an ngepolitikus. karena musim musim isu politik bikin timeline lu dimana mana pada ngebeo.. ga sedikit juga yang alih profesi sejenak jadi politikus.. hehe.. ga bakal tegak agama kita kecuali hanya dengan mempelajarinya nuntut ilmu lebih penting biar bisa tau tafsir yang sebenarnya -tanpa bias makna maupun susunan kalimatnya- al maidah ayat 51 juga ayat ayat lainnya, dan ga diboongin sapa sapa dalam cara memahami dalil2 dan istidlalnya.  nuntut ilmu penting biar kita tau dan pandai memilih kriteria pemimpin seperti apa yang disyari'atkan, sehingga enak jadi bawahannya, dan diberkahi oleh Allah dalam menjalankan kepemimpinannya, memimpin kita semua.  nuntut ilmu lebih penting biar kita tau kepada siapa harus berwala' dan sebaliknya.  nuntut ilmu sangat penting biar kita tidak didikte outsider dal...

Perspektif yang tak pernah usang

Image
     Abdurrahman bin 'Auf bukan PhD ekonomi atau Master ilmu manajemen atau sarjana ilmu komunikasi bukan juga lulusan D3 akuntansi, bahkan ijasah sd smp sma beliau mungkin ga punya (eh emang gapunya), tapi pasar di madinah di masa setelah hijrah, bifadhlillah beliau kuasai, bermula dengan sikap amanah dan takwanya yang beliau bawa di setiap perdagangan dan transaksi.        khalid bin walid, pedang Allah yang terhunus, apa beliau alumni akademi militer? bukan. namun strategi perangnya, dengan pasukan yang diperkirakan hanya 24000-40000 muslimin, bi idznillah cukup untuk meruntuhkan benteng romawi yang diperkasai dengan 100rb-400rb tentara terlatih dilengkapi persenjataan yang memadai.         Zaid bin tsabit, katibul wahyi, pengumpul Al Quran. Beliau bukan lulusan sastra, bukan pula yang semisalnya.. bitaufiqillah Memiliki hafalan yang kuat, seorang sahabat multilingual yang beliau mampu menguasai bahasanya orang yahudi d...

Guru

Image
Cara seorang murid(saya) memandang seorang guru nilai itu pertanggungjawaban seorang guru terhadap instansi/sekolah. Tapi moral, interest, dan pengetahuan anak itu tanggung jawabnya terhadap profesinya sendiri, anak tersebut, orang tua sang anak, juga pencipta sang anak. guru itu pekerjaan yang mulia lagi dimuliakan. Pekerjaan berbasis nurani dan dedikasi. Butuh sabar tinggi dan banyak memberi, akan kecewa jika banyak 'harap kembali'. guru dituntut berpendidikan bukan untuk membodoh2i, melainkan mengajari dan memotivasi. kecerdasan itu taufiq, hidayah dan amal itu juga taufiq. maka menjadikan semua anak pintar dalam semua pelajaran, menjadikan semua anak sholih sholihah bukan kewajibannya, tapi menjadi perpanjangan tangan dalam dakwah, keteladanan, dan gerbang pengetahuan itulah perannya. guru itu keren. siapa yang tak ingin jadi guru? kamu harus baca tulisan james tooley atau greg mortenson.. tapi yang terbaik adalah, kamu baca biografi dari guru2 terbaik sepanjang mas...

Demo

Image
Semua benci kotor dan sampah, para demonstran menuntut hak tapi masih bingung akan kewajiban dengan menyampah.. Menginginkan kebaikan, kesejahteraan dan keadilan, tapi vandalisme ria, berteriak teriak, membuat kegaduhan dan kerusakan.. Ingin dihargai tapi sendirinya ga mau menghargai.. Minta penjelasan, ketika disosialisasikan eh malah bertingkah tak mau mendengarkan, menyoraki bahkan berbuat anarki.. Ingin membuat kesepakatan tapi memulai 'musyawarah' dengan ketidakberadaban.. Demonstrasi/aksi/pesta rakyat/apalah namanya Sebagus apapun namanya, tidak merubah hakikat. Sebagus apapun wadahnya, tidak mengubah rasa. Ibarat riba, mau dinamakan bunga atau interest sekalipun tak menghilangkan keharamannya. Amar makruf nahi munkar? Lebih lebih lagi.. Sungguh tak pantas istilah syar'i digunakan untuk demonstrasi.. Adakah penamaan yang lebih sadis lagi? Ingatkah teman semua? Asalnya sesuatu itu dengan kelembutan, dan mulanya keberkahan itu adalah kebaikan.. Tidak ada bahasa ...