Posts

Showing posts with the label Tajwid

Kenapa Harus Tartil?

Image
Simak atsar berikut ini... عن موسى بن يزيد الكندي –رضي الله عنه – قال كان ابن مسعود – رضي الله عنه – يقرئ رجلا فقرأ الرجل : " إنما الصدقات للفقراء و المساكين " مرسلة أي مقصورة ، فقال ابن مسعود :ما هكذا أقرأنيها رسول الله صلى الله عليه وسلم , فقال الرجل : و كيف أقرأكها يا أبا عبد الرحمن ؟ قال أقرأنيها هكذا : " إنما الصدقات للفقراء و المساكين " و مدّها . Musa bin Yazid Al Kindi Radhiyallahu'anhu menceritakan bahwa Ibnu Mas'ud Radhiyallahu'anhu pernah membacakan ayat kepada seorang laki-laki, lantas laki laki tersebut membaca dengan cepat "innamash shadaqaatu lil fuqaraa-i wal masaakiin" Kemudian Ibnu Mas'ud berkata : "bukan seperti ini Rasulullah mencontohkan kepadaku" Lau laki laki tersebut bertanya : "bagaimana Rasulullah mencontohkannya kepadamu wahai abu abdirrahman?" Ibnu Mas'ud menjawab : seperti ini "innamash shadaqaatu lil fuqaraa-i wal masaakiin" dengan memanjangkannya (dengan tartil). Demikian ...

Gimana Biar Jago Baca Quran

Image
Kuncinya ada pada latihan alias jam terbang seseorang dalam berinteraksi dengan Al Quran Bukan pada guru yang spektakuler, menyelesaikan buku berjilid-jilid, atau mengikuti program tahsin ratusan episode Kalo ga latihan, kalo ga merutinkan praktek ya bacaanmu ga akan berubah esmeraldah Syaikh Sholih Al Fauzan pernah ditanya : bagaimana perasaan Anda menjadi cucu seorang ulama besar? Beliau menjawab : kalau aku tidak bertaqwa, apa manfaat bagiku dengan menjadi cucu ulama besar? Kekira sama ya analoginya Dan latihan terbaik itu di hadapan guru yang ahli (talaqqi) Untuk teori kamu bisa baca buku AADT ( Ada Apa Dengan Tajwid? ) Cek Bukunya disini

Mad Lazim

Image

Mad Badal - Meringankan Syiddah

Image
Mad Badal, Takhollush minasy syiddah Sebagian ulama mendapati pertanyaan, mengapa mad badal dimasukkan ke dalam kelompok mad far'i, bukan mad ashliy, padahal dia dibaca dua harakat? Dan jawabannya memang karena mad pada mad badal tersebut tidak asli. Hah maksudnya? Pada mulanya pengucapan kata yang terdapat 2 hamzah yang berdekatan itu berat, mengingat sifat syiddah yang dimiliki oleh huruf hamzah. Termasuk apabila hamzah pertama berharakat dan hamzah berikutnya sukun. Contoh, ءَأْمَنَ a'mana (bukan dibaca seperti 'ain yang diseret ya gaes. Tapi lebih seperti tercekat atau tercekik) Maka dalam qiroah hafs, terdapat cara-cara untuk meringankan sifat syiddah (suara tercekat) ketika mengucapkan suatu huruf. Dan cara yang berlaku dalam kasus hamzah sukun yang didahului oleh hamzah berharakat ini adalah dengan mengganti hamzah sukun dengan mad yang sesuai dengan harakat hamzah yang sebelumnya. Jadi A'mana menjadi Aamana (wazan af'ala yuf'ilu) I'maanan m...

Misteri Mad Muttashil dan Munfashil

Image
Kenapa mad munfashil dinamakan mad jaiz? Karena mad tersebut boleh dibaca 4 atau 5 harakat dalam thariqah syathibiyah (yang masyhur digunakan di Indonesia). Tapi di dalam thariqah lain dibaca juga dengan qashr (2 harakat). . Catatan : harus konsisten dengan 1 thariqah dalam setiap bacaan. Tidak boleh menggabung 2 thariqah sekaligus dalam sekali membaca. Maksudnya, kalau teman-teman ingin membaca mad jaiz dengan 2 harakat dan mad wajib 4 harakat, maka harus mengikuti kaidah thayyibatun nasyr seluruhnya ketika membaca alquran terutama ayat2 gharibah. Seperti kata yabsuth di surat al baqarah ayat 245, thariqah syathibiyah membaca dengan س sementara thayyibatun nasyr membaca dengan ص. Dll... . Kamus : Muttashil = bersambung Munfashil = terpisah Jaiz = boleh Wajib = harus Thariqah = jalur Qashr = pendek