Selagi Masih Ada Waktu
Menarik ketika kita memperhatikan statistik sebaran penduduk berdasarkan usia. Di belahan bumi manapun, jumlah lansia selalu yang paling sedikit. Dengan kata lain, tidak banyak orang yang berhasil "survive" atau bahkan sempat berdamai dengan keriput, sakit pinggang, asam urat di lutut, dsb. sembari bercengkrama dengan anak cucu. Grafik tersebut mengindikasikan bahwa kematian terbanyak justru terjadi di usia muda. Maka bukalah mata kita dan jangan terlena.. Dibesarkan oleh kakek dan nenek atau bahkan buyut kita tidak bermakna bahwa kita pun pasti akan berumur panjang layaknya mereka. Lantas apa yang masih menahan kita untuk bersegera mencari hidayahNya? Mau sampai kapan bergelimang dalam kelalaian dan tersibukkan dengan hiburan yang memabukkan? Mau sampai kapan meninggalkan sholat dan mengabaikan berbagai kewajiban? Mau sampai kapan diam di tempat dan merasa cukup dengan kebodohan? Manfaatkan kekuatan badan, kesehatan pikiran, ketajaman panca ...